Cara Menghadapi Istri Cerewet dan Suka Bawel

Di Tips 189 views

Cara Menghadapi Istri Cerewet dan Suka Bawel – Anda lelah bekerja keras sepanjang minggu, dan akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bersantai di akhir pekan. Anda selonjoran di sofa dan menonton acara TV favorit Anda. Kemudian Anda mulai mendengarnya istri berceramah. Cerewet, ngomel, bawel. Kadang Anda tidak peduli dan bisa bersikap cuek, tapi kadang-kadang sulit juga untuk menjauh dari hal itu.

Cara Menghadapi Istri Cerewet dan Suka Bawel

Anda bahkan mungkin sering mendapatkan beberapa saran dari teman tentang bagaimana Anda dapat menjauh dan menghindar dari omelan istri yang cerewet. Atau sepertinya Anda telah mencoba segalanya. Apa yang harus Anda lakukan untuk menghadapi omelan istri cerewet Anda?

cara-menghadapi-istri-cerewet-dan-suka-bawel

Image by Vera Arsic

Anda tahu, sebenarnya seorang istri tidak benar-benar ingin ngomel dan menjadi wanita yang cerewet, meskipun kenyataan berkata sebaliknya. Membuat istri tidak mengomel lagi dan agar istri berhenti crewet sebenarnya cukup mudah.

Istri Anda juga mungkin tidak mau disebut wanita yang bawel dan dia akan lebih dari bersedia untuk membantu Anda menemukan cara untuk mengubah omelannya. Sungguh pada hakikatnya dia setuju dengan Anda.

Berikut adalah beberapa saran dari beberapa orang suami yang mengerti bagaimana cara menghadapi istri yang cerewet dan menghentikan omelannya. Menghadapi istri cerewet, ini tipsnya!

1. Menjaga Kualitas Komunikasi

Karena dia adalah istri Anda, Anda berpotensi akan menghabiskan sisa hidup Anda dengannya. Ya, Anda mungkin dapat mengabaikan permintaannya dan pergi menghindar saat istri mengomel, namun ini hanya solusi jangka pendek.

Tapi karena sebenarnya istri juga tidak suka mengomel dan Anda juga tidak ingin terus diomeli, bukankah lebih baik untuk menemukan solusi yang lebih permanen, sekali dan untuk semua? Cobalah untuk berkomunikasi dan menjaga kualitas komunikasi tersebut sehingga anda bisa saling pengertian.

Cara terbaik untuk menangani omelan istri adalah dengan mendengarkan apa yang dia katakan pada Anda. Ada kemungkinan bahwa istri Anda mungkin memberitahu Anda tentang sesuatu yang selalu Anda tidak dengarkan.

Jika suatu ketika dia mengharapkan Anda untuk membuang sampah di rumah saat sudah penuh dan kemudian Anda membuangnya, maka di waktu berikutnya saat sampah kembali penuh, dia mungkin akan marah bahwa Anda tidak membuang sampah atas kesadaran sendiri.

Ya, istri Anda hanya mengingatkan sekali dan meminta Anda membantunya karena pekerjaannya di rumah, mengurus anak dan juga Anda sangat menguras tenaganya juga mungkin membuat tingkat stresnya naik, dia tidak ingin terus menerus meminta dan mengingatkan Anda, pada kesempatan berikutnya Anda harus punya inisiatif sendiri. Itulah salah satu penyebab istri menjadi cerewet dan ngomel.

Rekomendasi:  Sifat Wanita Menyebalkan Yang Dibenci Oleh Lelaki

Diskusikan baik-baik dengan dia. Jika permintaannya pada Anda tidak masuk akal, bicaralah dengannya,cari jalan keluar dan solusi yang lebih masuk akal. Jika Anda tidak ingin melakukan suatu pekerjaan, katakan saja padanya. Mungkin Anda dapat beralih untuk menghandle beberapa tugas lain yang bisa Anda kerjakan ataupun membayar seorang pembantu.

2. Menjaga Keseimbangan Dalam Keluarga

Istri Anda tentu bekerja keras juga di rumah, dan sebagai sesama orang dewasa di rumah Anda, dia mengharapkan untuk bisa berbagi pekerjaan yang Anda bisa untuk menjaga jalannya rumah tangga. Dia tentu tidak mau diperlakukan seperti pembantu, karena dia adalah istri Anda.

Bagaimana membagi tugas rumah yang adil? Saya tidak tahu, itu terserah Anda berdua untuk bernegosiasi. Jika Anda merasa seolah istri meminta Anda untuk melakukan lebih dari yang Anda bersedia melakukan, janganlah mengabaikannya, tapi komunikasikan dengan dia dan carilah solusi yang terbaik untuk Anda berdua.

Keseimbangan dalam membagi tugas rumah membuat tingkat stres istri tidak naik, itu dapat membuatnya tidak banyak ngomel atau cerewet pada Anda.

3. Pintarlah Mengatur Diri Sendiri

Bila Anda setuju untuk mengerjakan sesuatu di tempat kerja, Anda diharapkan oleh pimpinan untuk melakukannya dalam jangka waktu yang tepat bukan?

Mengapa itu jadi berbeda di dalam rumah? Istri Anda tidak ingin mengatur-atur Anda dan pastikan bahwa Anda mengerjakanapa yang diharapkan. Dia akan lebih suka jika Anda mengerjakan tugas yang telah dibagi dengan Anda tanpa diminta atau disuruh, sebagaimana halnya Anda berharap bahwa istri akan melakukan bagian tugasnya tanpa Anda harus meminta atau menyuruhnya. Istri Anda tidak akan cerewet dan ngomel lagi saat Anda bisa mengatur diri sendiri dalam mengerjakan bagian tugas rumah.

4. Berani Mengatakan Tidak Kepada Istri

Jika Anda mendapat bagian tugas lebih dari yang Anda ingin kerjakan, bahkan meskipun Anda benar-benar mampu melakukannya, mungkin Anda bisa mempekerjakan orang lain atau membayar seorang pembantu untuk melakukannya.

Kadang-kadang memang lebih mudah untuk memiliki seorang pembantu untuk menangani tugas-tugas rumah, apalagi jika Anda berdua sama-sama sibuk dengan pekerjaan masing-masing (jika istri seorang wanita karir). Anda juga kadang-kadang makan diluar meskipun Anda bisa memasak di rumah bukan? Gunakanlah jasa pembantu.

Istri Anda mungkin hanya ingin tugas-tugas di rumah bisa beres, dan jika Anda mempekerjakan seorang pembantu, Anda akan mendapatkan lebih banyak kredit seperti halnya Anda melakukan tugas itu sendiri. Istri Anda akan lega bahwa tugas dan pekerjaan rumahnya beres. Itu merupakan salah satu hal yang membuat dia tidak harus repot mengerjakan semua tugas rumah tangga yang melelahkan.

Rekomendasi:  Tips Mengelola Keuangan Setelah Menikah atau Berkeluarga

Jika Anda tidak ingin mempekerjakan seorang pembantu rumah tangga, Anda hanya perlu memberitahu istri bahwa Anda tidak bersedia untuk melakukan tugas tersebut. Meskipun ketika Anda mengatakan tidak, Anda menempatkan beban tugas pada dirinya.

Dia mungkin marah pada awalnya bahwa Anda mengatakan tidak, tapi sekarang dia tahu tugas ini tepat di pikulnya, dia bisa beralih ke rencana B dengan melakukannya sendiri atau mempekerjakan orang lain untuk melakukannya.

Rasa sakit menunggu suami untuk melakukan sesuatu yang sudah disepakati sebelumnya jauh lebih buruk daripada rasa sakit di awal saat mendengar kata tidak. Jangan menjanjikan apa Anda tidak bisa lakukan nantinya.

5. Tepati Apa yang telah Anda janjikan

Untuk menghindari omelan istri, lakukanlah apa yang telah dijanjikan atau disepakati bersama istri untuk dilakukan dalam kerangka waktu yang wajar. Anda mungkin tidak merasa bermasalah meninggalkan tugas terbengkalai selama berhari-hari, tapi seorang istri harus berurusan dengan hal itu setiap hari.

Sekarang, istri Anda tidak hanya memiliki masalah di awalnya, dia juga memiliki beban tambahan dengan menunggu Anda untuk mengerjakan bagian tugas tersebut, dan dia merasa bertanggung jawab mengingatkan Anda untuk mengerjakannya. Tugas rumah tangga terasa berat di pikirannya dan satu-satunya solusi adalah dengan mengingatkan Anda untuk mengerjakannya.

Dia merasa berkewajiban untuk menunggu Anda karena Anda juga akan marah atau merasa terganggu saat istri tidak mengerjakan tugasnya. Ini mungkin membuat dia merasa tidak dicintai karena Anda tidak menghormati dan menghargainya sebagai istri bahkan dalam permintaan yang sederhana sekalipun.

Kemudian, saat ia terus mengingatkan Anda lagi, lagi dan lagi dengan omelan dan terlihat cerewet, Anda mungkin merasa itu seperti telah menjadi sebuah ‘perebutan kekuasaan’ dengan dia selalu memberitahu Anda apa yang harus dilakukan dan kapan melakukannya.

Jika Anda melakukan apa yang Anda janjikan ketika anda membuat kesepakatan sebelumnya, maka Anda seolah mempertahankan kekuasaan, bukan menyerahkan posisi tertinggi padanya.

6. Tenangkan Dia Dengan Sebuah Apresiasi

Sama seperti pria dan anak-anak yang ingin dihargai atas usaha mereka, begitu juga wanita. Pastikan Anda menunjukan pada istri bahwa Anda menghargai semua pekerjaan yang ia lakukan untuk Anda dan rumah tangga. Jika Anda menunjukkan padanya bahwa dia dihargai, dia mungkin bersedia untuk berbuat lebih banyak lagi bagi Anda. Apresiasi dan merasa dihargai mengurangi resiko istri mengomel dan cerewet.

Tags: #keluarga #pasutri #perkawinan #pernikahan #psikologi #sosial #tips #trik

Tips Memilih Baju Pernikahan Muslimah Yang Sesuai Syar’i
Tips Memilih Baju Pernikahan Muslimah Yang Sesuai Syar’i
Tips Memilih Baju Pernikahan Muslimah Yang Sesuai
Daftar Faktor Penyebab Perceraian Yang Terjadi di Indonesia
Daftar Faktor Penyebab Perceraian Yang Terjadi di Indonesia
Daftar Faktor Penyebab Perceraian Yang Terjadi di
Aktivitas Yang Direkomendasikan Untuk Para Jomblo
Aktivitas Yang Direkomendasikan Untuk Para Jomblo
Aktivitas Yang Direkomendasikan Untuk Para Jomblo –
Salahkah Jatuh Cinta Dengan Pria Yang Lebih Muda?
Salahkah Jatuh Cinta Dengan Pria Yang Lebih Muda?
Salahkah Jatuh Cinta Dengan Pria Yang Lebih

Tinggalkan pesan "Cara Menghadapi Istri Cerewet dan Suka Bawel"


Top